A. TREND HARDWARE
1. Perangkat Keras dalam Teknologi Informasi

 Perangkat utama yang digunakan dalam teknologi informasi sudah barang tentu adalah perangkat komputer itu sendiri yang harus memiliki spesifikasi tertentu. Sebuah PC / Komputer juga terdiri dari beberapa perangkat keras, yang diantaranya adalah input device, output device dan alam pemprosesan (CPU).
Komponen kedua yang diperlukan adalah media transmisi. Media transmisi ini terdiri atas kabel yang digunakan hingga sistem relay yang dapat menyambungkan komunikasi. Penggunaan media transmisi ini sangat bergantug kepada jenis transmisi yang digunakan pada jalur komunikasi atau kanal komunikasi (communcation channel). Komponen ketiga yang digunakan adalah alat pemroses data yang digunakan untuk melakukan pengiriman dan penerimaan informasi. Alat ini di antaranya adalah modem, multiplexer, concentrator, dan front end processor. Modem, yang merupakan kependekan dari Modulator-Demodulator, adalah perangkat keras yang bertugas mengubah data digital menjadi data analog atau sebaliknya. Di samping itu, dikenal juga modem khusus yang dinamai accoustic coupler yang dapat mengubah data digital menjadi sinyal suara (audio) atau sebaliknya yang dikirimkan melalui jalur telepon. Modem jenis inilah yang umumnya digunakan dalam koneksi internet yang menggunakan dial up connection. Multiplexer dan concentrator merupakan alat yang melengkapi modem yang dapat menggabungkan sejumlah terminal (komputer) dalam melakukan koneksi sekaligus. Fungsi multiplexer dan cencentrator ini setara dengan server yang digunakan dalam sistem jaringan.

a. Personal Computer
Soal PC, jangan pernah anggap enteng komputer rakitan. PC rakitan bahkan berani beri garansi lebih lama daripada yang branded dan karena rakitan, kompatibilitasnya dengan berbagai komponen besutan manufacturer lain sangat tinggi. Perkiraan kasar yang saya dapat dari berbagai media 70% dari pangsa pasar PC nasional adalah PC rakitan. Brand awarness memang tumbuh pesat, namun trend pertimbangan konsumen lebih bergeser ke arah affordability dan functionality, bahkan untuk kelas korporat sekalipun. Faktor pendukungnya adalah bahwa PC rakitan lebih murah, model tak kalah bagus, kalau rusak mudah diperbaiki, dan komponen-nya mudah didapat. Selain itu PC rakitan ‘dianggap’ tidak melawan HAKI atas merek atau model tipe tertentu dari pabrikan yang sudah mapan.

Baca lebih lanjut